As’ad Sattari
(ketua IGI Polman)
Makassar, 28 Pebruari 2017
(foto As'ad Sattari)
Upaya pembangunan bangsa
harus terus dilakukan, tak terkecuali di bidang pendidikan. Pendidikan yang
menjadi bagian dari baro meter kemajuan bangsa menempatkan guru sebagai ujung
tombak pembangunan. Olehnya, peningkatan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan tidak boleh berhenti
dilakukan di negeri yang masih terus berkembang ini. Atas dasar itu, Ikatakan
Guru Indonesia (IGI) bekerja sama dengan PT Samsung Elektronik Indonesia
meresmikan Samsung Smart Learning Center, 28 Pebruari 2017. Gedung yang terletak di jalan Gagak nomor 34 Makassar
tersebut nantinya akan digunakan sebagai tempat pelatihan peningkatan
kompetensi guru di sulawesi selatan dan sekitarnya. Menurut ketua umum IGI, Muhammad Ramli Rahim
gedung ini akan digunakan untuk pelatihan guru di sulawesi selatan bahkan dari luar
sulawesi selatan. Selama ini kami sudah membuat berbagai macam kanal pelatihan,
dari guru oleh guru dan untuk guru. Di tempat ini kita akan melatih guru setiap
hari dan telah berkordinasi dengan pejabat daerah agar guru-gurunya secara
bergiliran dapat dilatih di tempat ini.
(foto As'ad Sattari)
Menteri Pendidikan dan
Kebudayaan dalam sambutannya yang diwakili Kepala unit pelaksana teknis
kemendikbud, Rusdi berharap semoga apa yang menjadi niat nawacita ini
dapat dilakukan secara bersama-sama. Kementrian pendidikan dan kebudayaan
memiliki tanggung jawab dalam pelayanan peningkatan mutu pendidik dan tenaga
kependidikan di seluruh indonesia. Terima kasih kepada IGI yang telah lama sekali
bekerja bersama-sama, mengelolah, mengurusi melayani guru dalam peningkatan
mutu pendidikan. Organisasi profesi adalah mitra pemerintah untuk memajukan
pendidikan di seluruh Indonesia. Satu tujuan untuk menjadikan anak bangsa
menjadi berkarakter dalam menajalankan amanah undang, ungkap Rusli.
Hadir dalam acara tersebut
advisor Samsung Electronics Indonesia, Agum Gumelar. Dalam konfrensi pers, Jenderal purn TNI tersebut mengatakan bahwa bangsa
akan menjadi besar bila memiliki tiga hal; nasionalisme, daya saing dan
masyarakat yang disiplin. Kita harus menciptakan daya saing, kuncinya adalah
SDM. Bagaiamana kita menyiapkan SDM kalau mereka yang mengurusi pengembangan
SDM kualitasnya masih perlu bisa menyesuaikan perkembangan situasi global.
Disinilah Samsung melihat apa yang ada di pikiran IGI bagaimana meningkatkan
kemampuan guru-guru untuk menciptakan anak didiknya ke SDM yang lebih tinggi yang
disesuaikan dengan perkembangan zaman.
(foto Urwa)
Peresmian Samsung Smart
Learning Center tersebut juga dihadiri Gubernur Sulawesi selatan, Syahrul Yasin
Limpo, kepala dinas Pendidikan provinsi Sulawesi selatan, wakil wali kota Makassar,
sejumlah pejabat daerah dan beberapa trainer of Choach dari guru-guru yang
tergabung di Ikatan Guru Indonesia. Peresmian gedung diawali dengan
penandatangan MoU IGI dengan dinas Pendidikan Sulsel, kementrian Agama dan
beberpa bupati/walikota. Kita bersyukur bisa menyaksikan prosesi yang dilakukan
hari ini dalam rangka untuk memastikan bahwa negara ini besok akan tetap
merdeka, besok negara ini akan tetap jaya dan besar. Apa yang kita komitmenkan
hari ini adalah sebuah jaminan bahwa masa depan anak-anak kita akan mampu
menjaga kehidupannya lebih baik, Ungkap Syahrul.
(foto Urwa)
Penulis berharap bila
upaya dan langkah konkrit seperti diatas juga terjadi di seluruh daerah di
Indonesia, termasuk Sulawesi barat yang kompetensi guru di provinsi yang sudah
12 tahun berdiri ini masih terhitung rendah. Pekerjaan tersebut tentu tidak
hanya bisa dilakukan oleh pemerintah. IGI sebagai salah satu organisasi profesi
telah berupaya membangun sinergi semua pihak untuk membangun bangsa di bidang
pendidikan. Semoga ikhtiar tersebut berkah untuk bangsa.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar